Jualan Online di Shopee, TikTok, dan Tokopedia: Panduan Sukses untuk Pemula (2025)
Jualan online kini bukan lagi sekadar tren — tapi kebutuhan utama di era digital. Platform seperti Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia telah menjadi ladang emas bagi siapa pun yang ingin membangun bisnis dari rumah. Dengan modal kecil, kamu bisa menjangkau jutaan calon pembeli hanya lewat smartphone.
Namun, untuk benar-benar sukses di dunia e-commerce, kamu perlu memahami cara kerja masing-masing platform, strategi pemasaran digital, serta pola perilaku konsumen online masa kini.
Artikel ini akan memandu kamu langkah demi langkah agar bisa berjualan online secara efektif di Shopee, TikTok, dan Tokopedia.
1. Mengapa Harus Jualan Online di 2025?
-
Pertumbuhan pesat e-commerce Indonesia: Transaksi e-commerce di Indonesia mencapai lebih dari Rp 700 triliun di tahun 2024 dan terus meningkat.
-
Kemudahan akses: Siapa pun bisa mulai berjualan tanpa perlu toko fisik.
-
Fleksibilitas tinggi: Bisa dikerjakan dari mana saja, kapan saja.
-
Dukungan teknologi: Fitur iklan, live streaming, dan AI kini membantu penjual menjangkau pasar lebih luas.
Intinya, jualan online adalah peluang besar yang belum terlambat untuk dimulai — asal kamu tahu caranya.
2. Perbandingan Platform: Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia
| Aspek | Shopee | TikTok Shop | Tokopedia |
|---|---|---|---|
| Target Pembeli | Wanita usia 18–35 tahun | Generasi Z dan milenial pengguna TikTok | Kelas menengah dan pembeli setia marketplace |
| Jenis Produk Laris | Fashion, kosmetik, perlengkapan rumah | Produk viral, skincare, makanan ringan | Elektronik, gadget, kebutuhan rumah tangga |
| Kelebihan | Banyak promo gratis ongkir & traffic besar | Mudah viral lewat video & live | Integrasi logistik kuat & tampilan profesional |
| Kekurangan | Persaingan tinggi & harga cenderung murah | Butuh konten kreatif setiap hari | Butuh optimasi SEO dan promosi mandiri |
| Potensi Keuntungan | Tinggi, jika rajin update produk & ikut promo | Sangat tinggi jika bisa viral | Stabil, cocok untuk bisnis jangka panjang |
3. Langkah-Langkah Awal Membuka Toko Online
A. Di Shopee
-
Buka aplikasi Shopee → Daftar Akun Penjual.
-
Lengkapi profil toko (nama, logo, deskripsi).
-
Unggah produk dengan foto berkualitas tinggi dan deskripsi jelas.
-
Aktifkan Gratis Ongkir dan Voucher Toko.
-
Gunakan fitur “Iklan Shopee” untuk meningkatkan visibilitas.
B. Di TikTok Shop
-
Buat akun TikTok → ubah ke Akun Bisnis.
-
Masuk ke TikTok Seller Center.
-
Unggah produk dan hubungkan dengan video atau live streaming.
-
Gunakan hashtag tren agar konten mudah ditemukan.
-
Kolaborasi dengan influencer atau affiliate untuk memperluas jangkauan.
C. Di Tokopedia
-
Masuk ke Tokopedia Seller.
-
Lengkapi informasi toko dan produk.
-
Gunakan fitur TopAds untuk meningkatkan penjualan.
-
Optimalkan SEO produk (judul, kata kunci, deskripsi).
-
Aktif di kampanye Tokopedia seperti “Waktu Indonesia Belanja (WIB)”.
4. Strategi Penjualan Efektif di Setiap Platform
Shopee
-
Gunakan Shopee Live untuk meningkatkan engagement.
-
Ikuti semua event besar (12.12, Ramadhan Sale, dsb).
-
Manfaatkan Shopee Feed dan review pembeli sebagai konten promosi.
TikTok Shop
-
Fokus pada konten storytelling: jangan jualan langsung, tapi buat konten menarik.
-
Gunakan sound tren dan filter viral.
-
Upload 3–5 video per hari agar algoritma cepat mengenali produkmu.
-
Live streaming minimal 1 jam/hari bisa meningkatkan traffic hingga 10x lipat!
Tokopedia
-
Gunakan judul SEO-friendly, misalnya: “Sepatu Sneakers Pria Keren Original – Nyaman Dipakai.”
-
Upload foto profesional dan tambahkan variasi ukuran & warna.
-
Respon cepat ke chat pembeli (algoritma Tokopedia memprioritaskan toko aktif).
5. Kunci Utama Agar Produkmu Laku
-
Foto & Video Berkualitas Tinggi
Gunakan pencahayaan alami dan latar polos. Di TikTok, buat video 10–30 detik yang menarik. -
Deskripsi Menjual
Tulis manfaat utama produk, bukan hanya spesifikasinya. Gunakan kalimat ajakan seperti “Beli sekarang sebelum habis!” -
Harga Kompetitif + Promo Menarik
Gunakan voucher toko, potongan harga, atau paket bundling. -
Kecepatan Respons & Pengiriman
Pembeli lebih suka toko yang cepat membalas pesan dan mengirim barang. -
Ulasan Positif
Mintalah pembeli memberi review bintang 5 dengan insentif kecil seperti voucher diskon.
6. Tips Viral di TikTok Shop
✨ Gunakan rumus “3D Formula”:
-
Display: Tampilkan produk dengan pencahayaan bagus.
-
Demonstrate: Tunjukkan cara pakai atau manfaatnya.
-
Dialog: Beri narasi singkat atau musik trending.
🎥 Contoh konten viral:
-
“Produk ini viral banget di TikTok, dan ternyata beneran bagus!”
-
“Coba tebak, ini harga berapa? Murah banget di toko aku!”
-
“Dulu aku nggak percaya… sampai aku coba sendiri barang ini.”
Konten jujur, lucu, dan real lebih disukai oleh algoritma TikTok.
7. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
❌ Upload foto buram atau hasil screenshot.
❌ Tidak membalas chat pembeli dengan cepat.
❌ Overclaim (klaim berlebihan yang tidak sesuai kenyataan).
❌ Mengabaikan ulasan negatif.
❌ Tidak konsisten upload konten.
Konsistensi adalah kunci utama di dunia jualan online. Algoritma Shopee, TikTok, dan Tokopedia semuanya mengutamakan akun yang aktif dan responsif.
8. Strategi Iklan Berbayar
Shopee Ads
-
Gunakan Iklan Produk Serupa untuk tampil di hasil pencarian.
-
Mulai dari Rp50.000 per minggu sudah cukup efektif untuk uji coba.
TikTok Ads
-
Gunakan format In-Feed Ads atau Spark Ads untuk promosi video.
-
Fokus pada video 9–15 detik yang to the point.
Tokopedia TopAds
-
Bid kata kunci populer seperti “skincare murah”, “baju wanita terbaru”, atau “elektronik original.”
-
Gunakan anggaran harian kecil untuk hasil optimal.
9. Rahasia Sukses Jangka Panjang
-
Bangun Brand, Bukan Sekadar Jual Produk.
Gunakan logo, warna, dan gaya komunikasi yang konsisten. -
Gunakan Data untuk Evaluasi.
Pantau penjualan, konversi, dan ulasan untuk memahami perilaku pelanggan. -
Kembangkan Komunitas.
Buat grup WhatsApp, Telegram, atau akun Instagram pendukung agar pelanggan loyal. -
Manfaatkan AI dan Otomasi.
Gunakan tools seperti ChatGPT, Canva, dan CapCut untuk membuat deskripsi, konten, dan desain promosi lebih cepat.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Platform mana yang paling cocok untuk pemula?
Shopee — karena fiturnya paling mudah digunakan dan banyak promo menarik.
2. Apakah bisa jualan di 3 platform sekaligus?
Bisa, bahkan disarankan agar brand-mu lebih dikenal luas.
3. Berapa modal awal untuk mulai jualan online?
Mulai dari Rp0 jika dropship, atau sekitar Rp500.000 untuk stok kecil.
4. Produk apa yang cepat laku di 2025?
Produk viral di TikTok (fashion, skincare, makanan ringan, aksesoris HP).
5. Bagaimana cara menang melawan kompetitor besar?
Fokus pada personal branding, pelayanan cepat, dan konten kreatif.
6. Berapa lama bisa mulai dapat untung?
Rata-rata 1–3 bulan dengan strategi promosi dan konsistensi upload konten.
Kesimpulan
Jualan online di Shopee, TikTok, dan Tokopedia bukan lagi hal sulit jika kamu memahami cara kerja tiap platform. Kuncinya adalah konsistensi, kreativitas, dan strategi cerdas.
Mulailah dari hal sederhana — unggah produk dengan foto bagus, tulis deskripsi menarik, dan rajin interaksi dengan pelanggan.
Ingat, bisnis online bukan tentang siapa yang mulai duluan, tapi siapa yang paling konsisten dan adaptif terhadap perubahan.
Tahun 2025 adalah waktu terbaik untuk mulai. 💪
Bangun tokomu sekarang — karena masa depan belanja ada di genggamanmu!

Posting Komentar untuk "Jualan Online di Shopee, TikTok, dan Tokopedia: Panduan Sukses untuk Pemula (2025)"
Posting Komentar